Bima Hermastho

Jiwa-Jiwa yang Tidak Tenang

In Love on Juli 1, 2010 at 5:27 pm

PUISI KEGELISAHAN CINTA YANG MENDUA

Manakala kau letak-kan kebahagiaan bukan pada hatimu,
Kau biarkan eksternalia merenggut-mu.
Maka tiada lagi tawa dan senyum diwajahmu.

Manakala kau letak-kan kebahagiaan bukan di hatimu,
yang terjadi hanya ratapan-ratapan pilu yang akan mendampingimu.
Kemana Cinta Sejati-mu ?
Cinta yang tak akan pernah membohongi dan menyengsarakan-mu ?

Kau telah masuk ke dalam lubang yang dalam tak bertepi,
Tidak ada jalan kembali selain,
Menerima apa pun,
Mengiklaskan yang terjadi,
Memasrahakan semua pada Yang Maha Memiliki hati.

Jiwa-jiwa gersang yang kehilangan pegangan Cinta,
Kalau Engkau masih mengharapkan selain Cinta Dia,
Kalau Engkau mengagungkan selain Cinta Nya,
Jangan salahkan bila semuanya akan berujung derita.

Rasa Cinta-mu selain kepada Dia,
Harus kau tempatkan dalam Kasih-Nya.
Jangan buta mata,
Jangan buta hati.

Karna dia selalu menguji hamba-Nya.
Dengan Cinta-Cinta yang akan membelenggunya,
Dan tak pernah mengantarkan sampai kepada-Nya.

Kini,
Waktunya telah tiba.
Kau tempatkan saja semua rasa CINTA yang ada,
Dalam satu keranjang Dzikir para PECINTA.
Reguklah manisnya kemesraan dalam Cinta yang sesungguhnya.
Seperti janji yang telah kau utarakan kepada kekasihmu itu.

Hanoi, 1 Juli 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: