Bima Hermastho

Ilmu Sabar

In Uncategorized on Agustus 9, 2009 at 6:30 am

Ujian bencana, mampukah kita menerima, ikhlas dan berserah diri kepada-Nya?

ALhamdulillah. Pagi ini, Allah mengingatkan tentang perlunya ilmu sabar. Dialog Nabi Khidir dan Nabi Musa, tentang tindakan membocorkan perahu milik nelayan yang baik, membunuh anak muda yang kafir, dan memperbaiki rumah yang hampir roboh milik anak yatim piatu; semua tidak akan dapat dipahami bila Allah tidak memberikan pengetahuan dan petunjuk kepada Nabi Khidir.

Sabar adalah anugerah, sabar adalah mengikuti jalan-jalan kemuliaan. Sehingga sesuatu yang tidak baik dimata kita, bisa jadi baik dimata Allah; sesuatu yang tidak baik dimata kita, bisa jadi sangat baik di mata Allah. Dalam surat Al Ikhlas sangat gambalang di sampaikan, hanya kepada Allah-lah kita menyembah dan hanya kepada Allah-lah kita mohon pertolongan. Allah tidak akan menyia-nyiakan amal baik dan upaya hijrah/jihad bagi setiap orang yang kembali menekuni jalan-jalan kemuliaan. Semoga Allah memberikan petunjuk dan bimbingan ilmu sabar kepada kita semua. Amin

Ujian Kemewahan, mampukah kita laku prihatin, sederhana dan tidak berlebihan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: